BEKERJA UNTUK INDONESIA - UNTUK INDONESIA ADIL SEJAHTERA - HARAPAN ITU MASIH ADA

Selasa, 22 Maret 2011

Difitnah, Tambah Daftar Hantaman "Bencana" PKS

JAKARTA (Berita SuaraMedia) - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring menghimbau jajaran DPP PKS agar tidak emosi menghadapi fitnah terhadap dakwah dan PKS. Hal ini dikemukakan terkait adanya aduan Yusuf Supendi kepada KPK terkait dugaan penggelapan dana pilkada DKI.
Menurut Tifatul dalam siaran pers yang diterima redaksi Selasa (22/3/2011), kejadian ini merupakan ujian bagi perjalanan dakwah PKS ke depan untuk tetap konsisten memberlakukan prinsip-prinsip reward dan punishment serta tegas menegakkan aturan organisasi.

Rabu, 02 Maret 2011

BAYAN (PENJELASAN) DEWAN SYARIAH PUSAT PKS TERKAIT AHMA...DIYAH

BAYAN (PENJELASAN) DEWAN SYARIAH PUSAT
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
Nomor: 17/B/K/DSP-PKS/1429 Tentang Ahma...diyah

---

Dewan Syariah Pusat PKS mengeluarkan Bayan sbb:

1. Bahwa Ahmadiyah telah menodai kesucian agama Islam, menodai kesucian Al-Qur’an dan menodai nabi Muhammad saw. sebagai nabi dan rasul terakhir.

2. Bahwa Ahmadiyah adalah aliran yang sesat dan keluar dari agama Islam. Orang-orang Ahmadiyah yang tidak mau bertaubat dan kembali pada ajaran Islam setelah disampaikan kepada mereka penjelasan tentang kesesatan aqidahnya dan ajakan untuk kembali kepada aqidah dan Dinul Islam, maka mereka murtad atau keluar dari ajaran Islam, sehingga statusnya bukan sebagai pemeluk Islam (sebagai non-muslim) yang diperlakukan seperti kaum musyrikin bukan sebagai ahlul kitab.

3. Di antara akibat hukum dari kemurtadan penganut Ahmadiyah:

* Tidak halal menikahi wanita Ahmadiyah
* Tidak halal menikahkan wanita muslimah dengan pria Ahmadiyah
* Tidak halal memakan binatang sembelihan penganut Ahmadiyah
* Orang yang mati sebagai penganut Ahmadiyah tidak dirawat sebagaimana mayat muslim, tidak disholatkan dan tidak dikuburkan di areal pemakaman kaum muslimin

Demikian Bayan Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera tenatang Ahmadiyah, semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua.

Jakarta, 3 Jumadil Awal 1429 H / 9 Mei 2008 M

DEWAN SYARIAH PUSAT

PARTAI KEADILAN SEJAHTERA

KH. DR. SURAHMAN HIDAYAT, MA
(KETUA)

Jumat, 25 Februari 2011

Gelar Mukernas di Yogyakarta, PKS Lakukan Konsolidasi Partai

Yogyakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mengadakan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Yogyakarta pada akhir Februari. Agenda utara acara ini adalah konsolidasi partai menghadapi pilpres 2014.

"Kami akan membahas persiapan partai dalam pilpres 2014 nanti. Sebab saat ini ada keinginan dari sejumlah kader agar kita sedapat mungkin juga mengajukan calon," ungkap Sekjen DPP PKS Anis Matta kepada wartawan di RM Bale Raos Kompleks Kraton Yogyakarta, Kamis (3/2/2011).


Mukernas ini akan digelar pada 24-27 Februari 2011 dan akan dihadiri oleh 2.500 kader PKS dari DPP, DPD dan DPD. "Kita perlu konsolidasi karena hampir semua pengurus PKS baik di DPW dan DPD baru sehingga perlu adanya pertemuan seperti Mukernas," kata Anis.

Kamis, 17 Februari 2011

PKS: Yunani yang Liberal Saja Melarang ke Tempat Pelacuran

Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah bahwa pihaknyalah yang memaksakan larangan anggota DPR pergi ke tempat pelacuran dan perjudian dalam draf Peraturan DPR tentang Kode Etik. Rancangan aturan itu adalah hasil studi banding anggota Badan Kehormatan (BK) ke Yunani beberapa waktu lalu.

"Yunani yang liberal saja melarang itu. Adalah hal aneh kalau kita orang timur, yang berdasar Pancasila, religius, justru keberatan," kata Ketua Fraksi PKS DPR, Mustafa Kamal, saat dihubungi detikcom, Kamis (17/2/2011).

Selasa, 25 Januari 2011

Da'wah Partai, Bid'ahkah?

Islamedia.com - Sebagian kalangan telah berlebihan dalam memberikan label bid’ah dan haram. Bagi mereka, kebenaran hanya satu yaitu ada pada mereka, tinggal pilih; ikut mereka atau ikut yang yang lain (baca: ahli bid’ah). Itu semua hanya karena perbedaan dalam memahami sesuatu yang bukan prinsip agama (ushul), namun disikapi seperti lakum diinukum wa liyadin. Seakan tidak ada ruang untuk berbeda pendapat. Mereka melarang-larang manusia taqlid kepada Al Banna, Al Qaradhawy, Sayyid Quthb, Al Ghazaly, namun sayangnya, tanpa disadari mereka justru mengajak manusia selalu meng-aminkan dan ikut buta terhadap apa yang mereka pahami.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More